Pembunuhan Pasutri Diduga Bermotif Asmara

0
490
Pasangan suami istri (pasutri) dibunuh secara sadis oleh lelaki yang masih resmi menjadi suami perempuan yang tewas. | ist

Rubrikmedia.com, Peristiwa – Komariah (44), wanita yang dibunuh secara sadis bersama sang suami siri, Ahmad Wiyono (50), ternyata sudah pisah ranjang dengan suami sahnya, Saiman (55), sejak setahun terakhir. Namun, Saiman masih sering berkunjung ke rumah korban.

Saiman yang menjadi pembantai saat ini masih dalam pengejaran polisi. Dia merupakan suami keempat korban, usia pernikahan mereka sudah berjalan enam tahun namun belum dikaruniai anak.

“Pelaku kerjanya tukang becak di Surabaya, sedangkan Komariah sebagai pembantu di rumah warga sini,” kata Ketua RT 3 RW 6, Slamet Hariadi, Senin, 21 Agustus 2017.

Slamet menjelaskan, kedua korban tinggal serumah di Dusun Tambak Suruh, Desa Tambak Agung, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, sejak seminggu terakhir. Korban Wiyono setiap harinya berprofesi sebagai sopir bus kota jurusan Mojokerto-Pasuruan.

Pihaknya menduga, faktor Saiman nekat membunuh istri beserta suami barunya itu dilandasi faktor kecemburuan. Sebab, Saiman merasa hubungannya dengan Komariah masih berstatus sebagai suami istri yang sah.

“Bu Komariah sempat minta izin nikah siri, tapi saya bilang tidak bisa karena status masih suami orang. Saya minta mengurus surat cerai dulu kalau mau nikah siri,” ujarnya.

Liputan6.com

LEAVE A REPLY