Pairin dan Djohan Tinjau Lokasi Kebakaran di Pasar Cendrawasih Metro

0
570
Pasar cendrawasih, Metro, Berita Lampung
Pairin-Djohan meninjau lokasi kebakaran pasar

RUBRIK, METRO – Walikota Metro Achmad Pairin dan Wakil Walikota Djohan beserta jajaran meninjau lokasi kebakaran yang terjadi di lorong Pasar Cendrawasih dan Metro Mega Mall, Jumat (6/10/2017).

Kebakaran kios pedagang bakso dan mi ayam tersebut menelan dua korban yang bernama Wartini (45) pemilik kios dan Dini Awalia (18) seorang karyawan di kios tersebut.

Kejadian yang menimpa warga Hadimulyo Barat (Wartini) dan Metro Kibang (Dini Awalia) tersebut bermula dari kebocoran gas elpiji pada pukul 06.45 WIB. Kedua korban langsung dilarikan ke RSUD A Yani Metro.

Seusai meninjau lokasi, Walikota dan Wakil Walikota melihat langsung kondisi kedua korban yang sedang dirawat di RSUD A Yani Metro. “Semoga kedua korban tersebut kembali sehat dan dapat bekerja sedia kala,” ujar Pairin.

“Pemerintah Kota Metro memang memiliki program untuk menata Pasar Cendrawasih pada bagian atas, setelah ditata dan layak pakai maka akan dipindah ke bagian atas, dan kebetulan lokasi yang akan kami pindahkan adalah lokasi yang salah satunya terkena musibah ini,” ucapnya.

Menurut banyaknya sampah di pasar, Pairin mengimbau agar masyarakat pasar untuk peduli terhadap kebersihan.

“Saya mengimbau kepada masyarakat pasar agar dapat membersihkan masalah sampah tersebut secara bersama-sama, dan tentunya dari pemerintah daerah juga ada langkah-langkah untuk permasalahan itu,” tambah Walikota.

Sementara itu, Wakil Walikota Metro, Djohan, menambahkan bahwa kejadian itu agar dapat diambil hikmahnya.

“Pemerintah daerah sendiri memang sudah program untuk penataan, dan dengan kondisi di lokasi tadi mudah-mudahan mereka mau ditata, sehingga ke depan dapat menjadi lebih bagus dan pasar menjadi lebih kondusif,” terang Djohan.

Menurut data yang disampaikan oleh Direktur RSUD A Yani Metro, Erla Adrianti, korban bernama Dini Awalia mengalami luka bakar ringan di siku belakang, sekitar punggung kaki, dan telah diberikan obat salep dan infuse. Dini sendiri telah dinyatakan untuk diperbolehkan pulang.

Sementara itu, korban bernama Wartini mengalami luka bakar 13% di kaki, tangan, sedikit pada leher dan muka, dan telah diberikan obat berupa salep, antibiotik, penahan sakit dan cairan infuse.

Wartini sendiri telah dikonsulkan ke dokter bedah untuk dirawat inap.(*)

 

LEAVE A REPLY