Nekat Buka, Sejumlah Toko di Makassar Terpaksa Disemprot Pemadam Kebakaran

0
1242
Damkar, Gagasan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, PSBB, Kota Makssar, Toko non sembako dan warung kopi, Kota Makssar
aksi Damkar yang menyemprotkan air ke sebuah toko yang nekat buka saat PSBB sedang berlangsung di Kota Makssar /sumber: posmakassar.com

RUBRIK, MAKASSAR – Bekerja sama dengan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Makassar petugas pemadam kebakaran (Damkar) berpatroli ke penjuru Kota Makassar.

Diketahui masih banyak café dan toko non sembako yang tetap buka saat sudah diterapkannya pembatasan sosial besar-besaran (PSBB) di Kota Makassar. Petugas Damkar pun menyemprotkan air ke warung-warung yang bandel dan nekat buka di tengah pandemic Covid-19.

Disampaikan oleh Kepala Satpol PP Kota Makassar Iman Hud yang mengatakan bahwa penyemprotan tersebut telah dilakukan tiga hari berturut-turut terhitung dari Senin, 27 April 2020 dan akan terus dilakukan.

“Sudah berlangsung sejak beberapa hari terkahir,” kata Iman, Selasa (28/4), dikutip dari Merdeka.com

Iman mengatakan bahwa penyemprotan di café dan sejumlah warung lainnya dilakukan saat masih ramai pengunjung. Namun saat ini penanganan café dan warung lainnya itu sudah diserahkan ke pihak kepolisian.

“Kita berkerja sama dengan polisi, TNI dan Damkar Kota Makassar. Yang bandel tetap buka kita semprot air masuk,” ucapnya.

“Kasian juga warkop itu sebenarnya kalau kita semprot terus. Kita serahkan ke polisi saja yang tangani sesuai aturan PSBB,” dia mengatakan.

Iman menambahkan bahwa pada hari kedua patroli yaitu Selasa (28/4) terdapat 50 toko seperti toko alat pertanian, toko bahan bangunan, toko alat listrik, toko sepeda yang tetap nekat buka. Ia khawatir jika masih banyak toko yang nekat buka akan menimbulkan keramaian dan membuat penyebaran virus Covid-19 semakin meluas.

“Dikhawatirkan menimbulkan keramaian, orang yang mau belanja antre dan bisa jadi penyebab penyebaran Covid-19,” ucapnya.

Imam juga memastikan bahwa ia dan pihaknya akan terus melakukan penertiban terhadap pelanggar PSBB di Kota Makassar.

“Akan terus berlanjut sampai semuanya tertib, ini demi memutus mata rantai penyebaran corona Covid-19,” dia memungkasi.(dw/us)

 

LEAVE A REPLY