Mucikari Akui Setubuhi Korban Dan Menjual Anak Dibawah Umur

0
1086
, Polsek Tebas, Mucikari Lamteng, DS, Penjualan anak dibawah umur Lamteng, Bandarjaya, Gunung sugih
Tersangka mucikari Indrawan diamankan oleh Tim Buser PolsekTerbanggi Besar

Seorang mucikari asal Kabupaten Lampung Tengah Provinsi Lampung tega menjual anak dibawah umur dengan tarif hanya  tiga ratus ribu rupiah,  ironisnya lagi penjual jasa esek-esek ini  tak hanya mengelabui korbanya untuk dijual, namun juga dijadikan pelampiasan nafsu birahi dirinya.

Suasana peryergapan indrawan (20) alias Wandek ,  warga kampung Sulusuban,  tersangka  mucikari yang tega memperdagangankan anak dibawah umur untuk melayani nafsu bejat para hidung belang berlangsung aman.

pemuda penganguran ini diamankan polisi dirumah orang tuanya  di Kecamatan Terbanggi Besar Lampung Tengah ,Lampung saat sedang bermain ponsel di dalam rumah.

didepan polisi tersangka indrawan alias Wandek, mengaku didirnya telah menjual gadis belia  dibawah umur DS  ( 15 ) kepada  kelelaki hidung belang sebanyak lima kali.

Dalam praktek prostitusinya Indrawan memasang tarif berpariasi  mulai dari  300 ribu hingga 400 ribu rupiah.dari hasil menjual DS tersebut dirinya mendapatkan upah sebesar fee 100 sampai 200 ribu rupia.  Indrawan mengatakan kerjaan mucikari ini ia lakoni lantaran untuk memenuhi kebutuhannya  sehari – hari.

Ironisnya tak hanya menjual DS, Indrawan alias Wandek  juga memanfaatkan DS  untuk melampiasakan nafsu bejatnya.didepan Polisi Inrawan mengaku menyetubuhi DS hingga tiga kali .” sudah lima kali menjual DS, dapet bagian lima puluh ribu hingga dua ratus ribu rupiah, saya kenal dari teman Irvan, waktu saya menyetubuhi DS di rumah,”ujar Indrawan.

menurut keterangan, Panit Terbanggi Besar Bripka Hadi Kurniawan kasus ini bermula pada laporan DS anak dibawah umur yang menjadi korban jual beli orang dengan tersangka Indrawan.

Sebelum ditangkap anggota Buser Polsek  Tebas  tersangka selalu  berpindah – pindah tempat tinggal. Hingga akhirnya tim Busser Kepolisian Sektor Terbanggi Besar Lamteng mengendus keberdaaan Tersangka yang sedang  tinggal di rumah orang tuanya di Kampung Kecubung wilayah Terbanggi Besar Lamteng , sehingga tim Buser Reskrim Polsek Terbanggi Besar langsung melakukan penyergapan.

“ bernar, terjadi tindak pidana jual beli orang, dengankorban di bawah umur pelaku dengan inisial DS dengan modus mengiming-imingi janji dan memberi bayaran. Sehingga korban terbujuk rayu dan ikut tersangka hingga akhirnya DS dijual belikan dengan tarif 200 ribu hingga 400 ribu,” jelas Bripka Hadi Kurniawan

Akibat perbuatannya ini,  tersangka Indrawan mendekam di sel tahanan Polsek Terbanggi Besar Lampung tengah untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. jika benar tersangka terbukti bersalah. Maka  atas kejahatnya tersbut tersangka akan  dijerat Pasal 2 No 21 UU  Tahun 2007, tentang perdagangan orang, dengan ancaman kurungan penjara hingga 3 sampai 15 tahun penjara. rubrimedia.com

LEAVE A REPLY