Miris! Baru Dibangun, Tugu Canang Lamteng Rp 4 Miliar Sudah Retak-retak

0
296
Tugu Canang,Ikon Lamteng,Cik Tam
Kondisi Tugu Cananag di Kecamatan Gununsugih Lamteng

RUBRIK, LAMPUNG TENGAH – Pembangunan Tugu Canang atau Ruang Terbuka Hijau di lapangan Merdeka Gunung Sugih, Kabupaten Lampung Tengah sebesar Rp 4 milliar lebih yang menggunakan APBD 2017 kini banyak menuai kritikan dari masyarakat setempat.

Selain bertujuan untuk mempercantik dan membuat ikon Lampung Tengah, masih banyak oknum-oknum pejabat dinas terkait yang diduga ingin memperkaya diri sendiri.

Hal ini bisa dilihat dari pembangunan Tugu Canang Gunung Sugih tersebut yang dikerjakan oleh Dinas  Perumahan dan Kawasan Permukiman Rakyat (Cipta Karya) Lamteng.

Diduga dalam pekerjaannya terkesan asal-asalan, sebab baru beberapa bulan bangunan tersebut berdiri  kondisinya banyak yang retak sehingga menjadi perhatian dari masyarakat Lampung Tengah.

Buruknya pembangunan Tugu Canang membuat Ketua Forum Masyarakat Peduli Lampung Tengah (FMPLT) Cik Rustam angkat bicara.

Menurutnya, pembangunan Tugu Canang di lapangan Merdeka Gunung Sugih ini sangat miris sekali. Hasil pekerjaannya sangat buruk serta diduga tidak sesuai dengan petunjuk pelaksanaan (juklak) dan petunjuk teknis (juknis) yang ada sehingga sarat dengan penyimpangan.

“Tujuan untuk membuat ikon di Lampung Tengah itu sangat bagus namun saya lihat dalam pengerjaannya sangat buruk sekali, sehingga diduga sarat dengan penyimpangan bahkan dikorupsi demi memperkaya diri sendiri,“ jelas Cik Rustam, Jumat (6/4/2018).

Hal serupa juga dikatakan oleh Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat Gempur Kabupaten Lampung Tengah, Sudirman Hasanudin.

Saat dihubungi melalui selulernya, Sudirman mengatakan, pihaknya akan berkoalisi dengan Forum Masyarakat Peduli Lampung Tengah untuk menindaklanjuti dugaan penyimpangan pembanggunan Tugu Canang tersebut.

‘’Ya ini akan kita tindak lanjuti dan akan bekerja sama dengan LSM FMPLT guna meminta penjelasan dari pihak terkait,” ucap Sudirman.

Lebih lanjut Dirman menjelaskan, pihaknya dan FMPLT berencana untuk melaporkan kepada pihak penegak hukum untuk melakukan kroscek di lapangan dan memberi sanksi yang tegas kepada dinas yang nakal.

Sementara itu Kepala Dinas Cipta Karya Lampung Tengah Rudiyanto sampai berita ditayangkan belum dapat dikonfirmasi.(Ddy)

LEAVE A REPLY