HomeBERITA LAMPUNGMETROMetro Belum Ramah Bagi Anak Inklusi, DPRD Bentuk Forum

Metro Belum Ramah Bagi Anak Inklusi, DPRD Bentuk Forum

RUBRIK, METRO – Menyandang sebagai kota inklusi belum membuat Metro ramah terhadap penyandang berkebutuhan khusus, serta membangun infrastruktur penunjang. Padahal, program tersebut telah digulirkan sejak 2013.

Dalam dengar pendapat antara Komisi II dan beberapa pihak yang terlibat langsung dengan Anak Berkebutuhan Khusus (ABK), terungkap jika jargon kota inklusi masih jauh dari kenyataan.
Suhan, Kepala SLB Wiyata Dharma mengungkapkan, hingga saat ini pihaknya masih kesulitan memenuhi tenaga pendidik untuk ABK. Idealnya, satu guru mengajar lima siswa.

Namun, dari total 98 siswa, SLB Wiyata Dharma hanya memiliki 22 guru. “Ya pasti tidak maksimal,” ucapnya selepas hearing (dengar pendapat), Selasa (23/2/2016). “Saya tidak berhak mengatakan apakah Metro sudah kota inklusi. Tapi faktanya lihat sendiri,” ujarnya.

Suhan mencontohkan, sekolah umum yang menerima siswa inklusi dengan status buta atau tuli misalnya, belum disediakan guru yang bisa berkomunikasi. Sehingga menjadi rancu bagaimana cara mendidik.

Kendala lain penyandang disabilitas adalah belum adanya pengarah atau penunjuk. Terutama saat menggunakan fasilitas umum. Seperti akses di rumah ibadah, pasar, swalayan, jalan (trotoar), tempat penyeberangan, dan lainnya.

Sementara Dewan Pendidikan menilai sulit mewujudkan Metro sebagai kota inklusi, selama ruang untuk mendapatkan ilmu atau keterampilan bagi penyandang disabilitas masih minim.

“Kita belum memiliki SDM yang memadai. SDM ini yang menjadi faktor utama kalau kita ingin menjadi kota inklusi. Kalau sarana prasana sebenarnya tidak terlalu menjadi persoalan,” terang Nasrianto Effendi, Ketua Dewan Pendidikan Metro.

Menurutnya, tidak membutuhkan waktu lama jika Pemkot Metro berniat membangun atau menyediakan fasilitas penunjang disabilitas. Seperti Autis Center yang sudah berdiri. Namun, beda halnya dengan SDM yang harus dibangun. “Kewajiban kita yang paling utama adalah memfasilitasi pendidikan mereka,” tandasnya.

Komisi II DPRD Kota Metro menginisiator pembentukan forum semua pihak yang terlibat dengan disabilitas dan satuan kerja (satker) setempat.

Ketua Komisi II DPRD Metro D Shantory mengatakan, saat ini pihaknya tengah menggodok raperda terkait disabilitas. Agar bisa memberi ruang bagi penyandang cacat mengekspresikan diri secara positif.
“Saya sendiri sempat terharu dengar cerita tadi. Dengar sendiri kan. Artinya kita memang banyak kekurangan. Itu kenapa kita buat raperda ini, supaya berkesinambungan satu dengan lainnya,” imbuhnya.

Salah satu poin yang akan diinput dalam raperda adalah penyandang disabilitas berhak mendapat pekerjaan. Di mana nantinya tiap perusahaan yang ada di Kota Metro wajib mempekerjakan minimal satu persen dari jumlah karyawannya.

“Dan kita juga akan bentuk forum. Anggotanya juga satker-satker lain. Jadi terintegrasi. Misal nanti mau bangun jalan, itu sekaligus diberikan hak disabilitas. Seperti penunjuk dan lainnya,” tuntasnya.(*)

FOLLOW US ON:
Didatangi Wakil Bupa
Polsek Seputihbanyak
Rate This Article:
NO COMMENTS

LEAVE A COMMENT

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam