Mengapa Harus Berbuka Puasa Dengan yang Manis? Ini Penjelasannya..

0
1095
makan dan minum manis, berbuka puasa, hindari makanan tinggi lemak, gula sederhana
ilustrai makanan manis/ sumber: hellosehat.com

RUBRIK- Momen berbuka puasa adalah momen yang paling ditunggu, selain untuk membatalkan rasa lapar dan haus setelah berpuasa selama satu hari momen berkumpul bersama keluarga juga menjadi yang paling  menyenangkan.

Saat berbuka pasti akan ada beberapa hidangan dengan cita rasa manis baik minuman ataupun makanan. Sebagaian orang memang menyarankan untuk  mengonsusmi makanan dan minuman yang manis saat berbuka. Namun apakah benar mengonsumsi makan dan minum yang manis sangat disarankan saat berbuka?

Menurut Ahli Gizi dari Universitas Gajah Mada (UGM) Lily Arsanti Lestari mengatakan bahwa berbuka puasa dengan yang manis memang sangat disarankan baik itu minuman atau makanan. Tetapi perlu diingat bahwa tidak semua hidangan yang manis dapat dikonsumsi, dalam hal ini ia menekankan untuk mengonsumsi makanan dan minuman manis yang mengandung gula sederhana saja, seperti manis buah, madu dan gula pasir.

“Karena makanan atau minuman manis berisi gula sederhana yang lebih mudah dicerna sehingga lebih cepat mengembalikan energi yang hilang selama puasa,” ujar Lily, Jumat (24/4/2020).

Mengutip dari Kompas.com, Staf pengajar pada Departemen Gizi Kesehatan, Fakultas Kedokteran, Kesehatan Msyarakat dan Keperwatan UGM itu juga mencontohkan cara berbuka puasa dengan benar yaitu berbuka puasa diawali dengan minuman manis dan makan kue atau kurma. Hal ini dilakukan agar perut tidak kaget saat menerima makan atau minum setelah berpuasa selama satu hari penuh.

Kemudian setelah shalat Maghrib baru mengonsumsi makanan utama. Lily menyarankan, makanan utama untuk berbuka sebaiknya makanan yang mudah dicerna.

Selain itu, Lily juga mengatakan ada beberapa makanan yang harus dihindari saat berbuka. Seperti makan dan minuman dengan tinggi lemak, contohnya adalah santan. Ini beralsan karena lemak sulit untuk dicerna.

Demikian juga makanan mengandung alkohol seperti tape, durian, dan makanan yang terlalu asam. Namun jika perut sudah terisi dengan baik maka boleh saja mengonsumsi hidangan dengan kandungan alkohol ataupun asam.

“Tapi ini di awal-awal ketika perut kosong ya. Kalau setelah makan makanan utama sih enggak apa-apa,” ujar Lily.

Yang paling utama adalah hindari makan- makanan digoreng dan pedas saat berbuka karena mengonsumi makanan pedas saat perut kosong dapat memicu produksi asam lambung dan memicu iritasi lambung. (dw/us)

LEAVE A REPLY