Korban Penganiayaan Ini Binggung Polisi Belum Tindak Lanjuti Laporan

0
588
Warga lapor karena dianiaya, Portal Lamteng, Berita Lamteng,
Hamzah menunjukan hasil surat laporan dari Polres Lamteng

RUBRIK,LAMTENG – Hamzah Al Bukhari bin Muhammad Hasan (49), warga Dusun l, Kampung Buyut Ilir, Kecamatan Gunungsugih, Lampung Tengah (Lamteng), mempertanyakan  tindak lanjut hasil laporannya ke Polres Lamteng.

Berdasarkan laporan korban kepada Polres Lamteng, tertanggal 21 Juli 2018 lalu, dengan Nomor : LP/867-B/VII/2018/SPKT. Korban telah mengalami penganiayaan yang terjadi pada hari Minggu 21 Juli 2018, sekitar pukul 09.30 Wib., saat ia sedang mengikuti gotong royong memperbaiki badan jalan.

Hamzah kediamannya, di Kampung Buyut Ilir, Selasa (28/8/2018) , mengeluh prihal laporan penganiayaan yang telah dialaminya kepada pihak Polres Lamteng, hingga saat ini belum ada tidak  berlanjut.

“Ya saya bingung aja, kok sampai sekarang laporan saya ke Polres tidak ada tindak lanjutnya, kami hanya minta kepada pihak kepolisian, agar dapat menindaklanjuti laporan kami,” harapnya.

Kepada polisi Hamzah menceritakan kronologis kejadian penganiayaan tersebut. Pada saat korban sedang melakukan kegitan gotong royong bersama warga di jalan yang ada di kampungnya, tiba-tiba datang pelaku atas nama RA, menghampiri dirinya dan marah-marah, dengan alasan tersinggung karena korban melotot ke arah pelaku.

Namun makian yang dilontarkan oleh pelaku tidak ditanggapi korban, diduga karena kesal pelaku langsung mendorong tubuh korban hingga terjatuh, yang mengakibatkan korban mengalami luka pada bagian siku tangan kiri, korban mencoba bangun dan berdiri, namun pelaku kembali mengarahkan pukulan ke wajah korban sebelah kanan, hingga mengalami luka lecet dan memar.

Tidak hanya sampai disana, pelaku juga mengambil sebatang kayu yang ada disekitar tempat kejadian, dan memukulkannya kepada korban dengan mengenai bagian pinggang sebelah kiri, yang juga menyebabkan korban mengalami luka memar.

Tidak terima atas perlakuan tersebut, korban Hamzah langsung melapor ke Mapolres Lamteng, namun hingga saat ini belum ada tindak lanjutnya. Dirinya berharap kepada aparat Kepolisian setempat, agar dapat bertindak sesuai prosedur yang berlaku.

Ditambahkan Hamzah, sebenarnya upaya damai antara dirinya dengan pelaku, telah diupayakan oleh aparat pamong kampung setempat. Namun dirinya belum dapat menerima, karena ia berharap proses hukum harus tetap berjalan.

“Kalau soal damai, saya pikir bukan hal yang sulit, tapi kami minta proses hukum harus tetap berjalan, karena saya sudah dianiaya,” pungkasnya. (*/ri)

LEAVE A REPLY