Kejari Gunungsugih Tahan Nurhasanah, Tersangka Penggelapan Dana BPR Syariah Rajasa

0
980
Lamteng,
Tersangka di masukan ke mobil Tahanan

RUBRIK, LAMPUNG TENGAH – Kejaksaan Negeri Gunungsugih​ melakukan penahanan terhadap Nurhasanah, tersangka tindak pidana penggelapan dana PT Bank Pembiayaan Rakyat (BPR Syariah Rajasa). Akibatnya negara mengalami kerugian sebesar Rp 86.251.537.

Nurhasanah (39) merupakan Pegawai Negeri Sipil  yang saat ini sebagai staf di Disperindag Lampung Tengah. Warga Jalan Hayam Wuruk, Gang Karya Bakti, Kelurahan Kebon Jeruk, Kecamatan Tanjungkarang Timur, Bandar Lampung ini ditahan berdasarkan penyidikan yang telah dilakukan pihak Kejaksaan Negeri Gunungsugih dan audit dari tim BPK.

Modus Nurhasanah melakukan penggelapan dana PT BPR Rajasa adalah tidak mmenyetorkan dana yang ditagihnya kepada PNS sewaktu masih menjadi bendahara Kecamatan Gunungsugih pada tahun 2012-2016.

“Benar Kejaksaan Negeri Gunungsugih telah melakukan penahanan sementara kepada Nurhasanah untuk 20 hari ke depan sejak tanggal 6-27 April mendatang. Atas kasus penggelapan dana BPR Rajasa senilai Rp 86,251 juta setelah dilakukan pemeriksaan dan audit dari BPK,” ungkap Kajari  Nina Kartini, Kamis (6/4/2017).

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, saat ini Nurhasanah sudah dititipkan ke Lembaga Pemasyarakatan Wanita di Metro. Ia dijerat dengan Undang-Undang​ Tipikor.(*)

LEAVE A REPLY