Kebocoran Pipa Gas Milik PT Pertamina EP Asset II, Berhasil Diatasi

0
125

PALI – Kebocoran line pipa transfer gas milik PT. Pertamina EP Asett II Field Pendopo yang berada di Dusun 4 Desa Maju Jaya, Kecamatan Talang Ubi Kabupaten Pali berhasil ditangani oleh tim dari Pertamina Field Pendopo.

Penanganan kebocoran pipa tersebut diatasi oleh pihak pertamina dengan sigap. Sekita kurang lebih 2 jam pipa yang bocor sudah ditanggulangi.

Bambang selaku Formalities Staff PT Pertamina EP Asset 2 Field Pendopo mengatakan, bahwa pihaknya sudah melakukan perbaikan di lokasi pipa gas yang bocor itu.

Bahkan pihaknya juga mengaku, sudah memberikan bantuan konsumsi nasi bungkus untuk warga sekitar yang berdomisili di seputaran pipa gas yang diduga bocor itu. Dikarenakan warga diimbau oleh tim Pertamina agar tidak memasak, yang dapat menimbulkan percikan api.

“Sekitar pukul 10.00 WIB kita dapat informasi, dari team security. Kemudian team security langsung ke lokasi dan memberikan sosialisasi ke warga agar tidak beraktivitas yang menimbulkan percikan api. Kejadian itu terindikasi kebocoran pipa,” jelas Bambang.

Ia juga mengatakan, bahwa pada siang hari sekitar pukul 12.00 WIB, Tim Reliability, Availability, Maintainability (RAM) dan Tim Produksi langsung memasang safety line.
Dijelaskannya, pipa yang diduga bocor itu di dalam tanah yang kedalamannya mencapai 2 meter.

“Tindakan kita juga kemudian langsung men shut down sumur gas yang merupakan jalur dari pipa tersebut agar tekanan gas menurun. Kemudian, setelah tekanan gas menurun, barulah pukul 17.00 WIB tim sudah bisa melakukan pengkleman pada pipa tersebut. Karena tekanan gas sudah hilang. Namun, hingga saat ini tim yang dilengkapi gas detector masih standby di lokasi sampai benar-benar aman,” paparnya .

Sementara itu, Ferry Prasetyo Wibowo selaku Asisten Manager PT Pertamina Pendopo mengatakan, bahwa penyebab dugaan kebocoran masih belum diketahui, karena masih dilakukan pekerjaan penanganan.

“Pipa gas 6 yang berasal dari KSO Techwin Benakat Timur. Saat ini penyebab kebocoran masih belum diketahui, karena masih dilakukan pekerjaan penanganan. Untuk aliran gas sudah di hentikan dari techwin. Namun kami masih mensiagakan tim beserta gas detector, dan mobil damkar untuk membantu pengamanan pekerjaan perbaikan,” tutupnya. 

Kepala Desa Maju Jaya Dedi Prayoga ketika dimintai keterangan awak media di lokasi kejadian Senin (19-2-2019) mengatakan, bahwa dirinya telah memberi tahu warga agar tidak usah melakukan aktivitas terlebih dahulu sebelum kondisinya aman terkendali.

“Saat ini bau gas masih sangat menyengat, warga sudah dihimbau untuk tidak aktivitas yang bisa menimbulkan percikan api seperti masak. Pihak perusahaan juga sudah turun langsung untuk memperbaikinya,” pungkasnya.

Kepala desa dan warga berharap kejadian tersebut tidak terulang kembali. Dan menjadi kejadian yang pertama dan terakhir. (tdy/yus)

LEAVE A REPLY