Kabur, PDP Covid-19 Nekat Lompat dari Lantai Dua RS

0
1197
Berita Pali, Media Pali, Pasien Kabur
Ilustrasi

RUBRIK, PALI- Salah satu Pasien Dalam Pengawasan (PDP) terkonfimasi positif Covid-19 di PALI kabur dari ruang isolasi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Talang Ubi Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) .Selasa (16/6).

Menurut keterangan Direktur RSUD Talang Ubi dr Tri Fitrianti, PDP tersebut tidak terpantau CCTV saat meninggalkan ruangan isolasi lantaran PDP itu kabur dengan cara menjebol jendela kamar mandi dan melompat dari lantai dua ruang isolasi sekitar pukul 06.15 WIB.

“Kaburnya PDP tersebut diketahui salah satu perawat yang hendak mengantarkan sarapan pagi sekitar pukul 06.00 WIB. Tetapi saat masuk ruang isolasi yang ditempati orang tersebut, orang itu (PDP) tidak ada. Awalnya dikira tengah berada di kamar mandi. Sekitar pukul 06.15 WIB, perawat tersebut masuk kembali ke ruang isolasi untuk mengambil sampel swab, lagi-lagi orang tersebut tidak ada” terang dr Fitri, Kamis (18/6).

Karena curiga ditambahkan dr Fitri, perawat itu memanggil pihak keamanan untuk menjebol kamar mandi yang pintunya terkunci dari dalam.

“Kecurigaan itu muncul ketika perawat memanggil berkali-kali tetapi tidak ada jawaban. Kemudian, bersama penjaga keamanan, pintu kamar mandi di jebol dan benar saja, PDP tersebut tidak ada ditempat sementara jendela kamar mandi rusak,” tukasnya.

Atas kejadian itu, pihak rumah sakit langsung menghubungi ketua harian gugus tugas percepatan penanganan Covid-19.

“Kami langsung ajak tim gugus tugas melakukan penjemputan. Tetapi yang bersangkutan tidak berada dikediamannya. Upaya kami telah maksimal dalam melayani pasien, tetapi ini diluar kehendak kami. Namun kami berharap pihak keluarga bisa bekerjasama untuk mengembalikan pasien tersebut,” ujar Fitri.

Di tempat yang berbeda , Ketua harian gugus tugas Junaidi Anuar menegaskan bahwa pihaknya yang telah bekerja sama dengan kepolisian apabila yang bersangkutan belum kunjung kembali ke RSUD Talang Ubi, maka akan dilakukan penjemputan paksa.

“Upaya penjemputan telah kita lakukan dan kita telah beri waktu dua hari untuk kembali ke RSUD Talang Ubi. Apabila itu tidak diindahkan maka kami bakal lakukan tindakan tegas, karena bisa menularkan ke orang lain,” tandas Junaidi.

Untuk status PDP yang kabur, Junaidi menyatakan positif sesuai hasil swab. “PDP yang kabur berasal dari Kecamatan Talang Ubi tepatnya dari Desa Sungai Baung. Pasien itu telah berada di ruang isolasi RSUD Talang Ubi selama 6 hari. Selama berada di RSUD, keluarga pasien dibantu Dinsos. Tetapi entah apa alasannya, yang bersangkutan kabur,” terangnya.(ted)

LEAVE A REPLY