Irigasi Bandarjaya Timur Penuh Sampah, DPRD Minta Dinas Pertanian dan Pengairan Cepat Tanggap

0
616
Bandarjaya, Lamteng, DPRD Lampung Tengah, Sumarsono
Tumpukan Samapah Irigasi

RUBRIK, LAMPUNG TENGAH – Kondisi saluran irigasi tersier di sepanjang Bandarjaya Timur yang mengalami pendangkalan dan juga dipenuhi sampah yang berasal dari limbah rumah tangga warga kondisinya sangat memperhatinkan.

Jika kondisi ini terus dibiarkan maka petani akan dirugikan. Sebab bila musim hujan tiba sampah-sampah tersebut akan menghambat aliran air dan sawah petani akan kotor dengan sampah dan juga  dapat menimbulkan bibit penyakit.

Kondisi ini pun mendapat perhatian dari anggota Komisi II DPRD Lampung Tengah Sumarsono yang sangat prihatin dengan kesadaran dari warga yang tinggal di sekitar aliran irigasi.

Untuk itu pihaknya meminta dinas terkait untuk bergerak karena menurutnya bupati tidak akan tahu kondisi ini tanpa adanya laporan dari SKPD-nya.

“Kami meminta dan mengimbau kepada dinas terkait dalam hal ini dinas pertanian dan dinas pengairan untuk mulai menginvestigasinya. Kita mempunyai bupati yang cepat tanggap dan prorakyat tetapi tanpa adanya laporan dari SKPD yang ada di bawah seorang bupati tidak akan tahu kondisi seperti itu dan apalah artinya seorang bupati tanpa adanya dukungan dari SKPD-nya,” kata Sumarsono.

Politisi PDI Perjuangan ini menambahkan bahwa di beberapa titik di Bandarjaya sudah tersedia bak sampah namun jumlahnya masih sangat kurang. Untuk itu pihaknya meminta dan mengimbau perusahaan untuk dapat bekerja sama dengan Pemerintah Lampung Tengah untuk mengatasinya dan mengimbau masyarakat untuk dapat cermat mengelola sampahnya dan tidak membuang sampah di saluran irigasi.

“Di beberapa titik di Bandar Jaya Timur dan Bandarjaya Barat sudah ada tong-tong sampah tetapi jumlahnya masih sangat kurang. Untuk itu kami meminta dan mengimbau kepada perusahaan yang mempunyai drum bekas untuk dihibahkan ke Pemkab Lampung Tengah untuk kemudian dibuatkan tempat-tempat sampah yang dapat diangkut beberapa hari sekali,” imbaunya.

Sumarsono pun mengimbau masyarakat sekitar untuk mulai sadar mengelola sampahnya, jangan membuang sampah di saluran irigasi karena saluran irigasi tersebut sangat vital gunanya untuk kedaulatan pangan yang mereka butuhkan seperti beras yang berasal dari pertanian itu.

Iskandar, warga Bandarjaya Timur yang tinggal di pinggiran saluran irigasi mengusulkan kepada pemerintah untuk dapat menyediakan tempat sampah bagi warga dengan begitu otomatis warga tidak akan kembali membuang sampah di saluran irigasi.(ddy)

LEAVE A REPLY