Inilah Pesan Bupati Mustafa Saat Buka Musyawarah Pemuda Katholik Lampung Tengah

0
621
Bupati Lamteng Mustafa di acara muscan pemuda Katolik.

RUBRIK, LAMPUNG TENGAH – Untuk lebih meningkatkan peran pemuda  Katholik dalam pembangunan bagi daerahnya, Komunitas Pemuda Katholik Lampung Tengah menggelar musyawarah cabang untuk memilih ketua yang baru periode 2016-2019. Musyawarah cabang dilaksanakan di aula Pemuda Katholik Gereja St Lidwina Paroki Bandarjaya, Kecamatan Terbanggibesar, Lampung Tengah, Sabtu (12/11/2016).

Acara tersebut dihadiri oleh Bupati Lampung Tengah Dr Ir Mustafa, Ketua Paroki Lampung Tengah Romo Agus, anggota DPD RI Anang Prihantoro, Ketua Komda Pemuda Katholik Lampung Marcus Budi Santoso dan beberapa tokoh organisasi lintas agama yang ada di Lampung Tengah serta para anggota Pemuda Katholik Lampung Tengah.

Dalam sambutannya Bupati Lampung Tengah Mustafa mengingatkan bahwa saat ini persatuan sangat diperlukan karena hancurnya dan rusaknya bangsa di semua tatanan baik pemerintahan juga birokrasi karena mereka meninggalkan imannya dan juga gereja.

“Kegiatan musyawarah Pemuda Katholik ini merupakan aset pemuda yang harus kita kembangkan, yang juga merupakan potensi daerah dengan program kerjanya yang mengangkat nilai-nilai keimanan dan Pancasila. Pemerintah akan terus mendukung agar dapat bekerja sama dengan umat antaragama maupun sesama agama,” ujarnya.

Mustafa mengaku melakukan apa yang menjadi tanggung jawabnya sebagai kepala daerah. Berbagai upaya akan dilakukan untuk menjawab aspirasi maupun permasalahan yang menimpa rakyatnya.

“Saat ini rakyat sedang menderita karena harga singkong anjlok. Tentunya saya tidak bisa tinggal diam. Saya harus pastikan singkong bisa naik. Perusahaan saya paksa untuk naikkan harga. Yang belum, akan saya evaluasi,” ucap Mustafa.

Tak hanya itu, orang nomor satu di Bumi Jejamo Wawai ini juga membuat beberapa strategi guna menjaga stabilitas harga pertanian. Mulai dari memaksimalkan pemanfaatan singkong menjadi produk setengah jadi seperti gaplek, hingga pengembangan varietas tanaman seperti bawang merah, tebu, cabai dan lainnya.

“Sebanyak 70 persen warga Lamteng adalah petani. Karenanya kesejahteraan petani harus menjadi prioritas. Jika petani sejahtera, otomatis Lamteng akan maju,” tandasnya.

Sementara terkait keamanan, Mustafa berpesan kepada warga Terbanggibesar agar memaksimalkan aktivitas ronda, menambah penerangan dan menjaga kebersihan poskamling.

Mustafa juga meminta masyarakat untuk tetap kompak menjaga keamanan di lingkungannya masing-masing. “Jangan mudah terprovokasi oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab, kita harus kompak untuk kemajuan Lampung Tengah,” pinta Mustafa.(*)

LEAVE A REPLY