Ikuti Kejuaraan di Taiwan, Dua Anggota Beatbox asal Lamteng Minta Doa Restu Bupati Mustafa

0
508
Lamteng
Komunitas Beatbox bertemu Mustafa di rumah dinas Nuwo Balak

RUBRIK, LAMPUNG TENGAH – Vascho Damala, anggota Beatbox asal Lampung Tengah akan mewakili Indonesia dalam kejuaraan Asia Beatbox Champion 2019 di Taipe, Taiwan.

Bersama SA Rafli Uzi Maulana, anggota Beatbox Lampung lainnya, Vascho bakal menghadapi pertandingan yang akan berlangsung pada 19 Agustus mendatang.

Menghadapi event bergengsi tersebut, pemuda asal Kalirejo, Lampung Tengah meminta doa restu kepada Bupati Lampung Tengah Mustafa, Senin (7/8/2017). Dia berharap support bupati bisa memberikan motivasi kepadanya untuk bisa menorehkan prestasi terbaik. Dari enam beatbox asal Indonesia, dua di antaranya berasal dari Lampung.

“Saya dan Rafli akan mewakili Indonesia dalam kompetisi beatbox di Taiwan. Di sini kami ingin meminta doa restu kepada Pak Bupati Mustafa. Saya sebagai putera daerah ingin bisa mengharumkan nama Lampung Tengah, Lampung dan Indonesia pada umumnya di kancah tersebut,” ujar Vascho saat menyambangi rumah dinas bupati Nuwo Balak.

Tak hanya dukungan secara pribadi, dia juga berharap Bupati Mustafa bisa memberikan support untuk eksistensi komunitas beatbox Lampung.

Menurut ketuanya, Jery Christoper Silalahi, pecinta Beatbox di Lampung cukup ramai. Mereka juga rajin menggelar atau mengikuti event-event Beatbox baik lokal maupun nasional.

“Pecinta beatbox di Lampung juga ramai, rata-rata isinya adalah para pemuda. Dengan adanya support beliau (Mustafa), mudah-mudahan beatbox bisa dikenalkan dan dikembangkan lebih luas lagi. Banyak anggota beatbox Lampung yang telah berprestasi. Tentunya potensi tersebut harus lebih dikembangkan,” ujar Jery.

Ia juga menyatakan apresiasinya atas kepedulian Bupati Mustafa terhadap potensi-potensi pemuda, tak hanya di Lampung Tengah tetapi Lampung secara umum.

“Hal ini telah beliau buktikan. Beliau mampu merangkul semua kalangan pemuda dari berbagai komunitas, mulai dari komunitas film, seni bela diri dan organisasi-organisasi pemuda lainnya,” imbuhnya.

 

Bupati Mustafa menyatakan pihaknya akan terus memberikan dukungan terhadap potensi para pemuda dari berbagai bidang. Tak hanya membekali soft skill atau keterampilan di industri kreatif, bupati muda ini juga siap support pertumbuhan potensi-potensi pemuda di bidang lain seperti bidang seni dan budaya.

 

“Yang berkarya, yang berkreativitas harus kita support. Jangan sampai kreativitas mereka mandek karena tidak ada support. Inilah yang terus saya lakukan, mendorong potensi-potensi pemuda tumbuh dan berkembang maksimal. Dengan ini mudah-mudahan mereka terpacu untuk terus berkarya dan berkreativitas,” pungkasnya.(*)

LEAVE A REPLY