Hidup Sebatang Kara, Kakek Penderita Kanker Bibir Ini Bergantung Belas Kasih Warga Sekitar

0
745
Kanker ganas, Bekeri
Kondisi kakek sebatang kara penderita kanker ganas

RUBRIK, LAMPUNG TENGAH – Hidup sebatang kara di tengah keterbatasan ekonomi dan kondisi kesehatan yang buruk, Harun (62), warga RT 002 RW 004, Kampung Rengas, Kecamatan Bekri, Kabupaten Lampung Tengah sangat memprihatinkan.

Serangan kanker ganas yang tumbuh di nagian bibirnya kian hari makin besar dan terus menggerogoti kesehatan pria kelahiran Kota Tegal, Jawa Tengah, 25 April 1955 silam itu.

Merasa iba, masyarakat setempat yang mengetahui keadaan kakek malang tersebut berinisiatif mengumpulkan dana secara suka rela untuk keperluan berobat.

Pasalnya Harun sudah berbulan-bulan terkulai lemah seorang diri dan hidup dari belas kasihan di rumah kosong milik salah satu warga.

“Kalau untuk biaya berobatnya Pak Harun udah ada BPJS, jadi dana yang kita kumpulin itu buat keperluan warga yang menunggui di rumah sakit. Di sini Pak Harun sama sekali nggak ada keluarga,” terang Nuridin, salah satu warga Rengas yang ikut mengantar ke Rumah Sakit Demang Sepulau Raya, Kamis (6/7/2017).

Penuturan Nuridin ternyata sama persis dengan apa yang disampaikan oleh dua keluarga dari balita penderita gizi buruk dan bocah pengidap penyakit kulit langka di Kecamatan Bumi Ratu Nuban.

Mereka mengeluhkan tidak adanya pendataan kesehatan di lapangan oleh dinas terkait mengingat lokasi dua kecamatan tersebut, padahal jaraknya hanya 5-7 kilometer dari perkantoran dinas setempat.

Sementara Bupati Lampung Tengah Mustafa dalam tiap kesempatan selalu menekankan kepada seluruh dinas dan SKPD untuk bekerja secara totalitas dan turun ke tengah masyarakat.

SKPD juga diharuskan sosialisasi pelayanan publik, memilki program inovatif dan target yang terukur dalam mendukung Lampung Tengah Bergerak.

Mustafa juga menegaskan akan segera mencopot pejabat suatu satuan kerja yang dipandang tidak mampu dalam melaksanakan tugas.(Slly)

LEAVE A REPLY