Hasil Penelitian, Ini Rahasia di Balik Kulit Biji Alpukat

0
899
Primadona pada alpukat ternyata kulit bijinya. | ist

Rubrikmedia.com, Lifestyle –   Kita pasti sudah tahu kalau alpukat menyimpan berbagai kebaikan kesehatan dengan lemak baiknya. Buah yang nikmat dibuat jus ini bermanfaat bagi kesehatan mata, jantung, tulang, saluran pencernaan, dan kesehatan mental.

Zat-zat penting dalam alpukat, seperti juga pada buah-buahan dan sayuran lain, terbukti mampu mencegah beberapa jenis kanker dan bahkan mencegah cacat pada bayi yang lahir. Teksturnya yang lembut seperti mentega sangat menarik buat kaum vegan.

Kini, para peneliti mendapati fakta bahwa primadona pada alpukat sebenarnya bukan daging buahnya melainkan bijinya? Lho? Biji alpukat memang tak bisa dimakan, bahkan belum diketahui secara pasti apakah biji alpukat aman dikonsumsi. Tapi, cara untuk mendapatkan manfaatnya memang bukan dengan cara dimakan.

Seperti dilansir askdrmanny.com, para peneliti baru saja mempelajari bagaimana kulit biji alpukat berkhasiat untuk menyembuhkan penyakit. Menurut salah satu anggota tim penelitian, Debasish Bandyopadhyay, Ph.D.,  “Orang-orang menganggap kulit biji alpukat sangat tidak berguna, padahal justru itulah permata yang paling berharga karena kandungan zat-zat obatnya bisa digunakan untuk menyembuhkan kanker, penyakit jantung, dan kondisi-kondisi lain.”

Untuk penelitian itu, Bandyopadhyay dan timnya mengeringkan 300 lembar kulit biji alpukat dan mengubahnya menjadi 21 ons tepung. Tepung itu kemudian diproses menjadi tiga sendok teh minyak dan satu ons lilin.

Hasil percobaan ini memang masih dalam jumlah kecil. Tapi dalam setahun dunia memproduksi sekitar 5 juta ton alpukat atau sekitar 20 triliun buah sehingga hasil proses yang bisa didapatkan dari kulit biji alpukat mencapai 66 juta kali lipat dari yang baru dicoba para peneliti.

Hasil analisa tim peneliti mendapatkan 116 zat pada minyak dan 16 zat pada lilin, sesuatu yang tak pernah diduga banyak orang bisa didapatkan dari biji alpukat. Dalam minyak, peneliti menemukan alkohol behenil yang merupakan antivirus ampuh, heptakosan yang membantu memperlambat atau menghentikan pertumbuhan sel-sel tumor, serta asam dodekanoat yang membantu meningkatkan kolesterol baik atau HDL.

Sementara itu dalam lilin peneliti menemukan material-material yang bisa meningkatkan fleksibilitas. Zat-zat tersebut biasa digunakan untuk tirai plastik kamar mandi dan alat-alat kedokteran, serta zat-zat yang bisa ditemukan pada kosmetik.Namun untuk mendapatkan kepastian lebih jauh soal khasiat kulit biji alpukat itu masih diperlukan lebih banyak penelitian. (*)

 

LEAVE A REPLY