GEGARA SIM CARD PONSEL PEMUDA TEWAS DIKROYOK SEMBILAN ORANG, LIMA PELAKU BERHASIL DITANGKAP POLISI

0
196

RUBRIK,LAMTENG – Polres Lampung Tengah merilis ungkap kasus penemuan mayat Yudi Irawan (23) Warga Desa Pemanggilan Natar Lampung Selatan, di saluran Irigasi Bedeng III, Kampung Bumiaji Kecamatan Anak Tuha,

Dalam Konfrensi Pers nya, sebanyak lima (5) orang pelaku pembunuhan telah berhasil diamankan oleh anggota Polres Lampung Tengah dan empat (4) tersangka lain masih dalam pengejaran polisi, Para pelaku ditangkapa di Cilegon Provinsi Banten dan Cilengsi Bogor Jawa Barat pada Hari  Jumat (21/7/2022).

Motif dari pembunuhan yang dilakukan oleh para tersangka adalah , adanya sakit hati TY (22) (pelaku utama), warga Jalan Indrabangsawan Rajabasa Bandar Lampung, lantaran kartu Ponsel (Simcard) milik nya hilang dan menuduh korban yang menambilnya.Hingga terjadilah cekcok mulut antara kedua nya.dan berujung pembunuhan,

Berdasarkan pengakuan pelaku (TY).,Kecurigaanya terhadap koraban tersebut didasari karena, ia kerap kali berkomentar di status Isteri korban lewat jejariang sosial.hingga pelaku berkesimpulan bahwa korban sakit hati dan mengambil Simcard ponsel miliknya.

Dalam aksi pembunuhan tersebut, TY dibantu delapan (8) rekanya nya. Dari sembilan tersangka 5 orang berhasil ditangkap Tim Anti Bandit (TEKAB) 308 Polres Lamteng, meraka adalah rekan TY diantarnya,  IB, (20) warga Palapa III Labuhan Ratu  Bandar Lampung, BD (20) warga Jalan Nunyai Rajabasa Bandar Lampung, (GL) (19), warga Desa Sidoarjo Natar Lampung Selatan, dan AJ(17) warga Gang Citra Raja Basa Bandar Lampung

Kapolres Lampung Tengah AKBP Doffie Fahlevi Sanjaya SIK. MSi,didampingi oleh Kasat Reskrim AKP Edi Qorinas SH. MH, Kasi Humas AKP Sayidina, Kanit Resum IPDA Pande Putu Yoga sTr. K, menyampikan, terungkapnya identitas korban, hasil kerjasama Sat Reskrim, Unit Inafis dan Dinas Kependudukan Catatan Sipil dan keluarga koraban. “Setelah korban dianiaya hingga meninggal dunia mayat korban dibawa dengan menggunakan mobil Xenia dan dibuang di tanggul irigasi Kampung Bumi Aji Kecamatan anak Tuha Kabupaten Lampung Tengah ” terang Kapolres AKBP Doffie Fahlevi Sanjaya.

Kasat Reskrim AKP Edi Qorinas, membenarkan bahwa korban dihabisi oleh Sembilan (9) orang di kawasan Pasar Tengah Tanjung Karang Pusat Bandarlampung .

Berdasarakan keterangn para pelaku, Saat kejadian,korban meengetahui dirinya terancam hingga korban mencoba lari menghidari pengeroyokan dari pelaku dan rekan-rakannya.Saat berupaya kabur,korban diteriaki maling dan terjadilah pemukulan dengan tangan kosong, dan pecahan keramik,setelah itu korban kembali di bawa menggunkan mobil Daihatsu Xenia dan akhirnya menghebuskan nafas terakhir. Hingga mayat nya ditemukan oleh warga yang akan memancinng di irigasi Kampung Bumi Aji Kecamatan Anak Tuha,

Usai diketahui identitas jazad korban Polisi langsung mendatangi dan mencari keterangan pihak keluarga, terkait kapan korban terakhir keluar dari rumah dan dengan siapa.

dari keterangn itulah TEKAB Polres Lampung Tengah melakukan penelusuran hingga mengantongi nama para tersangka dan langsung melakukan perburuan dan penangkapan.

Setelah identitas para pelaku berhasil kita dapat, kita kejar langsung. TEKAB 308 Lampung Tengah yang dipimpin langsung oleh AKP Edi Qorinas  melakukan pengejaran para pelaku ke pulau Jawa. hingga Tiga (3) orang pelaku ditangkap di wilayah Merak Provinsi Banten. Yakni  GL, BD dan AJ Kemudian TY dan IB dibekuk di terminal Celengsi Bogor.”sekitar pukul 06 pagi kami langsung meringkus  GL, BD dan AJ di Merak Provinsi Banen, Kemudian berdasarkan keterangan tersangka tim langsung mengejar TY dan IB yang dibekuk di terminal Celengsi Bogor,”beber Edi Qorinas.

Sedang 4 orang pelaku lain yakni Bg warga  Balam. Al dan Mugo juga warga Bandar Lampung. Kemudia  JB warga Baturaja. masih dalam kejaran petugas TEKAB 308Polres Lamteng.

Para pelaku yang masih tergolong remaja dan putus sekolah ini akan dijerat dengan Pasal 340, 338 dan 170 ayat 3 pembunuhan berencana dan pengeroyokan yang mengakibatkan korban meninggal dunia. Ancaman hukuman seumur hidup.

LEAVE A REPLY