DPRD Metro Gelar Paripurna HUT Lampung, Ini Capaian di Usia ke-53

0
365

RUBRIK, METRO – DPRD Kota Metro menggelar rapat Paripurna Istimewa dalam rangka HUT Provinsi Lampung ke-53 yang berlangsung di ruang sidang DPRD Kota Metro, Senin (20/3/2017). Hadir dalam rapat tersebut Walikota Metro Achmad Pairin, Wakil Walikota Metro Djohan, Ketua DPRD Kota Metro Anna Morinda dan Wakil Ketua DPRD Kota Metro serta seluruh jajaran legislatif dan eksekutif.

Ketua DPRD Kota Metro Anna Morinda menyampaikan bahwa di dalam memperingati HUT Provinsi Lampung ke-53, tentu sudah sewajarnya kita menghaturkan penghargaan setinggi-tingginya kepada para pahlawan yang telah memerdekakan Indonesia, yang telah membuat Provinsi Lampung menjadi maju hingga saat ini, sehingga kita sebagai generasi yang sekarang dapat merasakan hasil dari perjuangan para pahlawan.

Dalam paripurna yang dihadiri oleh 21 anggota DPRD Kota Metro tersebut, Walikota Metro Achmad Pairin mengatakan, pada 2016, ekonomi Provinsi Lampung tumbuh 5,15% (year on year) di atas angka pertumbuhan nasional 5,02%.

Secara spasial, lanjut dia, pertumbuhan ekonomi Lampung tahun 2016 berada pada posisi keempat di Sumatera setelah Bengkulu, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara.

“Seiring dengan laju pertumbuhan ekonomi, tingkat pengangguran di Provinsi Lampung cenderung menurun. Tingkat pengangguran terbuka Provinsi Lampung pada tahun 2016 adalah sebesar 4,62 persen di bawah nasional yaitu sebesar 5,61%,” jelas Pairin saat membacakan sambutan Gubernur Lampung.

Hut Lampung, DPRD Metro, Anna Morinda, Fahmi Anwar
Anna Morinda berasama walikota Ahcmad Pairin beserta jajaram Forkopimda.

Di usia yang ke-53, banyak capaian kemajuan pembangunan yang telah dilaksanakan di Provinsi Lampung, di antaranya ditandai dengan meningkatnya peringkat daya saing yang diterbitkan oleh Asia Competitiveness Institute bahwa Provinsi Lampung dari Peringkat 25 pada Tahun 2015 meningkat menjadi Peringkat 18 pada Tahun 2016, dari seluruh Provinsi di Indonesia.

Sementara itu, Provinsi Lampung sejak Tahun 2015 telah meluncurkan Program Gerakan Membangun Desa (Gerbang Desa) yang merupakan program pengentasan kemiskinan berbasis desa, yang ditetapkan kepada 380 desa tertinggal di 13 kabupaten dengan alokasi masing-masing desa sebesar Rp 300 juta.

Dengan adanya program tersebut, diharapkan dapat mendorong percepatan pembangunan ekonomi di perdesaan melalui peningkatan produkvititas sektor pertanian, perkebunan, perikanan, peternakan atau kegiatan ekonomi yang mampu menyerap tenaga kerja lebih besar dari kelompok masyarakat miskin dan memberikan nilai tambah dengan memanfaatkan bahan baku sumberdaya local.

“Kami mengajak jajaran pemerintah, dinas vertikal, TNI/Polri, khususnya yang berada di wilayah Kota Metro, untuk terus meningkatkan kinerja, pengabdian dan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Kreativitas, Inovasi, dan Kerja Nyata dari seluruh masyarakat juga sangat dibutuhkan dalam memberikan kontribusi bagi percepatan pembangunan di tanah Lampung tercinta ini,” ajak Pairin.(rubrikmedia)

LEAVE A REPLY