Dipicu Tidak Bisa Ambil Uang Tabungan, Puluhan Nasabah Laporkan BMT Dana Sampoerna ke Polisi

0
5961

RUBRIK, LAMPUNG TIMUR – Baitul Mal Watamwil (BMT) Dana Sampoerna yang beralamat di Desa Labuhanratu Dua, Kecamatan Way Jepara, Lampung Timur, dilaporkan nasabahnya ke Polsek Way Jepara.

Laporan tersebut karena BMT tersebut tidak bisa menyanggupi nasabahnya yang hendak mengambil uang tabungannya, Rabu (24/8/2016). Puluhan nasabah juga mendatangi kantor BMT Dana Sampoerna untuk meminta kejelasan.

Seperti yang diungkapkan oleh Yus (39) warga Desa Labuhanratudua, dirinya terpaksa melapor ke Polsek Way Jepara karena uang yang dia tabung tidak bisa diambil. Ironisnya bukan hanya dirinya yang mengalami hal semacam itu melainkan puluhan nasabah juga mengeluhkan pihak BMT.

Dia melanjutkan, pada Rabu (24/8/2016) sedikitnya 30 nasabah mendatangi kantor BMT Dana Sampoerna untuk meminta kepastian kapan pihak BMT bisa memberikan uang yang telah mereka tabung.

“Karena BMT meminta waktu dua bulan, jadi kami tidak mau, kami meminta waktu paling lama dua minggu,” kata Yus yang diamini puluhan nasabah lainnya.

Dia mengatakan, selain di Kecamatan Way Jepara, BMT Dana Sampoerna itu memiliki banyak cabang, seperti di Kecamatan Labuhnratu, Kecamatan Brajaselebah, dan Kecamatan Bandar Sribhawono.

Dalam catatan di buku tabungan nasabah bisa menabung atau mengambil uang di semua cabang BMT Dana Sampoerna, namun kenyataan nya, kata Yus, saat hendak mengambil di Kecamatan Bandar Sribhawono tidak bisa juga.

“Pokoknya kalau dalam waktu dua minggu kedepan pihak BMT tidak bisa mencairkan uang kami, maka kami akan merangsek kantor BMT tersebut,” kata Yus.(Gs)

LEAVE A REPLY