Dikirim Surat Kemenpora, Roy Suryo Diminta Kembalikan Barang Milik Negara

0
535
Media Online Lampung, Portal Lampung, Media terkini

RUBRIK, JAKARTA – Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga tahun 2013, Roy Suryo diduga belum mengembalikan sejumlah barang milik negara yang dikelola oleh Kementrian Pemuda dan Olahraga, meski sudah sejak lama tak lagi menjabat sebagai menteri institusi tersebut.

Dugaan yang ditujukan kepada Wakil Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat tersebut mencuat ketika setelah sepucuk surat yang diterbitkan Kemenpora untuk Roy Suryo. Surat tersebut diketahui beredar melalui aplikasi pesan di kalangan awak media perihal permohonon pengembalian barang, Selasa 04 september 2018.

Melansir suara.com, Berikut isi lengkap surat yang beredar danbditunjukkan kepada Roy Suryo:

Dalam rangka melaksanakan amanat Peraturan Pemerintah Nomor 27 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Barang Milik Negara/Daerah dan demi terwujudnya tertib administrasi, tertib fisik, dan tertib hukum pengelolaan BMN di lingkungan Kemenpora serta menindaklanjuti surat Menpora Nonor 1711/MENPORA/INS/VI/2016 tanggal 17 Juni 2016 tentang pengembalian BMN Kemenpora yang kemudian direspons oleh bapak melalui surat tertanggal 3 Agustus 2016, bersama ini dengan hormat kami sampaikan pemberitahuan kepada bapak bahwa tim BPK yang melakukan pemeriksaan di Kemenpora dalam 3 bulan terakhir ini ternyata masih memunculkan adanya BMN milik Kemenpora yang dianggap masih belum dikembalikan sebanyak 3.226 unit.

Sehubungan dengan hal tersebut di atas, mohon kiranya Bapak bersedia mengembalikan Barang Milik Negara yang saat ini masih tercatat sebagai Barang Milik Negara Kementerian Pemuda dan Olahraga agar kami dapat melaksanakan inventarisasi sehingga akuntabilitas pengelolaan Barang Milik Negara di lingkungan Kementerian Pemuda dan Olahraga dapat dipertanggungjawabkan sesuai perundang-undangan yang berlaku.”

Surat dengan bernomor 523/SET.BIII/V/2018 diterbitkan dan di benarkan oleh Sekertaris Kemenpora Gatot S Dewa Broto
Gatot S Dewa Broto selaku sekertaris

“Itu asli, diterbitkan tanggal 1 Mei lalu. Tapi saya kok kaget ya bisa beredar sekarang,” kata Gatot.

Gatot mengatakan bahwa sampai saat ini surat yang dilayangkan kepada Roy Suryo tersebut belum ada perkembangan. Artinya, pihak Roy Suryo belum merespon balik surat maupun permohonan yang terdapat di dalamnya.

Gatot juga mengungkapkan bahwa surat yang beredar tersebut adalah surat ketiga yang diterbitkan untuk Roy Suryo. Dua surat sebelumnya diterbitkan tahun 2014 dan 2015.

Saat itu, tambah dia, Roy Suryo mengembalikan sejumlah barang, tapi ternyata menurut penelitian BPK belum semuanya.

“Ada yang sudah dikembalikan tahun 2016. Itu nilai barangnya Rp500 juta. Tapi sisanya belum, sehingga kembali masuk dalam pemeriksaan BPK,” tandasnya.(*/dw)

LEAVE A REPLY