Digrebek Polisi, Rampok Sadis di Lampung Tengah bersembunyi Dalam Sumur

0
1075
saat digrebek pelaku sempat mengelabui petugas dengan bersembunyi di dalam sumur

RUBRIK, LAMPUNG TENGAH – Tim kusus anti bandit ( Tekab ) 308 Polres Lampung Tengah menggerebek pelaku rampok sadis, yaitu Joni (39) di Kampung Way Serdang Kabupaten Mesuji pada Rabu (10/06/2020).

Saat digrebek di rumahnya sempat terjadi aksi kejar kejaran antar pelaku dan petugas. Bahkan untuk mengelabuhi dari kejaran petugas, pelaku sampai bersembunyi dengan cara masuk ke dalam sumur yang berada di belakang rumah pelaku.

Namun pelaku berhasil diamankan oleh anggota tim kusus anti bandit (tekab) 308 Polres Lampung Tengah.

Menurut keterngan Kasat Reskrim Polres Lampung Tengah, AKP Yuda Wiranegara mengatakan bahwa setiap beraksi pelaku selalu yang menjadi eksekutor dan terakhir kali pelaku beraksi di Kecamatan Rumbia Kabupaten Lampung Tengah, saat itu pelaku menghadang korban yang membawa uang sebesar Rp 91 juta.

“Saat itu korban yang bernama Suyatni bersama suaminya Sudarno melintas di jalan lintas Kecamatan Rumbia dan membawa uang sebesar kurang lebih Rp 91 juta untuk membeli singkong di salah satu pabrik. Kemudian korban dihadang oleh pelaku kemudian dirampaslah tas yang berisikan uang puluhan juta tersebut,” kata Yuda.

Rampok sadis sembunyi dalam sumur, perampokan uang puluhan juta rupiah hingga tewaskan koran, Tim Kusus Anti Bandit ( Tekab ) 308 Polres Lampung Tengah, Mapolres Lampung Tengah
Kasat Reskrim Polres Lampung Tengah, AKP Yuda Wiranegara

Yuda menambahkan bahwa saat perampasan korban bertahan dengan tasnya sehingga terjadi penembakan oleh pelaku yang menewaskan korban.

“Saat itu korban menahan tasnya sehingga terjadi penembakan kepada pelaku. Akibatnya korban tewas ditempat dengan luka tembakan dibagian dada dan bahkan mengalami kerugian hingga ratusan juta rupiah,” kata Yuda.

Pelaku kini sudah diamankan di Mapolres Lampung Tengah untuk dimintai keterangan lebih lanjut.  Untuk mempertanggung jawabkan perbuatanya pelaku dijerat dengan pasal 365 KUHP dengan ancaman maksimal 12 tahun penjara . (rubrikmedia)

LEAVE A REPLY