Diancam Akan Dibunuh, Bupati Aceh Tengah Laporkan Sang Wakil

0
1055
Bupati Aceh Tengah dapat ancaman pembunuhan oleh wakilnya, ancaman diberikan karena sebuah proyek, sempat terjadi baku hantam, Bupati laporkan sang wakil ke pihak kepolisian, Aceh Tengah
Bupati Aceh Tengah, Shaleba Abubakar mendapat ancaman dibunuh oleh Wakilnya sendiri Firdaus/sumber: Kompas.com

RUBRIK, ACEH- Bupati Aceh Tengah, Shabela Abubakar mengaku mendapat ancaman akan dibunuh oleh Wakilnya yaitu Firdaus. Shabela mengatakan bahwa sempat terjadi baku hantam pada Rabu (13/5) malam antara dirinya dan Firdausdi Pendopo pemerintahan setempat.

Shabela menceritakan bahwa saat itu Firdaus tiba-tiba datamg ke Pendopo bersama beberapa orang dan langsung memasuki ruang tamu. Dengan amarah, Firdhaus melontarkan kata-kata kasar dan mengancam akan membunuh Shabela.

Saat itu Shabela yang tengah duduk bersama jajarannya sedang membahas penanganan pasca banjir bandang serta membicarakan terkait penanganan Covid-19 di ruang tamu Pendopo mengaku sangat kaget dengan kedatangan Wakilnya yaitu Firdhaus dengan rasa amarah.

“Saya terkejut kedatangannya sangat penuh dengan amarah. Mereka memancing saya untuk keluar dari Pendopo dan mengancam akan membunuh” kata Shabela, Kamis (14/5).

Shabela mengatakan bahwa saat itu dirinya juga telah bersiap untuk melakukan pembelaan diri jika memang akan terjadi baku hantan dengan Firdaus. Selain menngancam akan membunuh Shabela beserta keluarganya, Firdaus juga berusaha untuk melakukan tindak kekerasan.

“Malam itu mereka sudah berencana akan melukai saya dan keluarga,” tutur Shabela mengutip dari Merdeka.com

Terkait kedatangan Wakil Bupati Aceh ke Pendopo dengan rasa amarah tersebut terkait dengan masalah proyek. Namun pihak Shabela tidak mengetahui dengan proyek yang dimaksud oleh Firdaus.

Atas tindakan yang dilakukan oleh Firdaus, maka Shabela akan menindak lanjuti dengan melaporkan ke pihak kepolisian karena telah melakukan tindak kekerasan dan ancaman pembunuhan terhadap ia dan keluarganya.

“Saya tidak mengerti dengan pertanyaan Firdaus terkait dengan proyek,” kata Shabela.

Kedatangan mereka ke kediaman saya sungguh membuat keluarga besar resah, ini tidak bisa dibiarkan,” tutur Shabela. (dw/us)

LEAVE A REPLY