Bupati Lamtim Ajak Orangtua Ikut Berjuang Wujudkan Hak Anak 

0
400
Lamtim

RUBRIK, LAMPUNG TIMUR – Bupati Lampung Timur Chusnunia membuka acara Sarasehan Kabupaten Layak Anak dengan tema “Lindungi Anak Melalui Forum Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM)” di Gedung Pusiban Kompleks Pemerintah Kabupaten Lampung Timur, Rabu (7/2/2018).

Hadir juga dalam acara, Toni Pisher selaku falisitator PATBM Provinsi Lampung, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Tarmizi, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Pengendalian Penduduk Farida Nurma.

Nampak hadir juga Kepala Dinas Sosial M Yunus, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Yuliansyah, Plt Kepala Dinas Kesehatan Samsurijal serta para camat dan kepala desa Kabupaten Lampung Timur.

PATBM sendiri adalah sebuah gerakan dari jaringan atau kelompok warga pada tingkat masyarakat yang bekerja secara terkoordinasi untuk mencapai tujuan perlindungan anak.

PATBM merupakan inisiatif masyarakat sebagai ujung tombak untuk melakukan upaya-upaya pencegahan dengan membangun kesadaran masyarakat agar terjadi perubahan pemahaman, sikap dan perilaku yang memberikan perlindungan kepada anak.

Chusnunia mengatakan, kita bicara terus tentang bagaimana upaya perlindungan anak salah satu caranya adalah dengan mewujudkan Kabupaten Lampung Timur sebagai Kabupaten Layak Anak.

“Saya mau bicara bagaimanapun di forum manapun, di Jakarta, di provinsi, di kabupaten atau dimanapun kalau bapak ibu tidak ikut serta berjuang mewujudkan hak anak, maka pembicaraan saya akan sia-sia. Untuk ini kita butuh kerja keras semua pihak dan tidak cukup hanya dideklarasikan,” ujar Mbak Nunik sapaan akrab Chusnunia.

Selain itu, Chusnunia menyampaikan agar desa-desa dapat berupaya menyisihkan atau mengalokasikan sebagian dari dana desanya untuk kepentingan anak.

“Silakan bentuknya seperti apa, seperti contoh Sekampung Udik membuat taman, atau beberapa daerah lainnya membuat rumah kreasi anak, silakan, karena dana desa itu ada hak anak juga,” imbuh Chusnunia.

Pada acara tersebut dilakukan pula penyerahan Surat Keputusan Peralihan Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB), Surat Keputusan Forum PATBM dari 264 desa yang diawali oleh Kecamatan Purbolinggo kepada Bupati Lampung Timur, Surat Keputusan Sekolah Ramah Anak dari Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan kepada Bupati Lampung Timur.(*)

Bupati Lamtim Ajak Orangtua Berjuang untuk Wujudkan Hak Anak

RUBRIK, LAMPUNG TIMUR –  Bupati Lampung Timur, Chusnunia membuka acara Sarasehan Kabupaten Layak Anak dengan tema “Lindungi Anak Melalui Forum Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM)” di Gedung Pusiban Kompleks Pemerintah Kabupaten Lampung Timur, Rabu (7/2/2018).

Hadir juga dalam acara, Toni Pisher selaku falisitator PATBM Provinsi Lampung, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Tarmizi, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Pengendalian Penduduk Farida Nurma.

Nampak hadir juga Kepala Dinas Sosial M Yunus, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Yuliansyah, Plt Kepala Dinas Kesehatan Samsurijal serta para camat dan kepala desa Kabupaten Lampung Timur.

PATBM sendiri adalah sebuah gerakan dari jaringan atau kelompok warga pada tingkat masyarakat yang bekerja secara terkoordinasi untuk mencapai tujuan perlindungan anak.

PATBM merupakan inisiatif masyarakat sebagai ujung tombak untuk melakukan upaya-upaya pencegahan dengan membangun kesadaran masyarakat agar terjadi perubahan pemahaman, sikap dan perilaku yang memberikan perlindungan kepada anak.

Dalam sambutannya Chusnunia mengatakan, kita bicara terus tentang bagaimana upaya perlindungan anak salah satu caranya adalah dengan mewujudkan Kabupaten Lampung Timur sebagai Kabupaten Layak Anak.

“Saya mau bicara bagaimanapun di forum manapun, di Jakarta, di provinsi, di kabupaten atau dimanapun kalau bapak ibu tidak ikut serta berjuang mewujudkan hak anak, maka pembicaraan saya akan sia-sia. Untuk ini kita butuh kerja keras semua pihak dan tidak cukup hanya dideklarasikan,” ujar Mbak Nunik sapaan akrab Chusnunia.

Selain itu, Chusnunia menyampaikan agar desa-desa dapat berupaya menyisihkan atau mengalokasikan sebagian dari dana desanya untuk kepentingan anak.

“Silakan bentuknya seperti apa, seperti contoh Sekampung Udik membuat taman, atau beberapa daerah lainnya membuat rumah kreasi anak, silakan, karena dana desa itu ada hak anak juga,” imbuh Chusnunia.

Pada acara tersebut tersebut dilakukan pula penyerahan Surat Keputusan Peralihan Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB), Surat Keputusan Forum PATBM dari 264 desa yang diawali oleh Kecamatan Purbolinggo kepada Bupati Lampung Timur, Surat Keputusan Sekolah Ramah Anak dari Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan kepada Bupati Lampung Timur.(*)

LEAVE A REPLY