Apa Saja Langkah Pairin Usai Dilantik Sebagai Ketua PMI Kota Metro, Begini Katanya

0
859
Ahmad Pairin menandatangani nota pelantikan dirinya sebagai ketua PMI Kota Metro

RUBRIK, METRO – Walikota Metro Achmad Pairin terpilih menjadi Ketua Pengurus Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Metro Masa Bhakti 2016-2021. Kegiatan berlangsung di Aula Pemda Kota Metro, Rabu (3/11/2016).

Hadir di acara tersebut perwakilan unsur Forkopimda Kota Metro, Para Staf Ahli Walikota dan Asisten Sekda Kota Metro, Ketua Pengurus Daerah PMI Provinsi Lampung, Ketua TP-PKK Kota Metro, Kepala Satker di Lingkungan Pemerintah Kota Metro, Camat dan Lurah se-Kota Metro.

Ketua Pengurus PMI Provinsi Lampung, Umar Hasan menyatakan, PMI merupakan suatu organisasi perhimpunan nasional di Indonesia yang bergerak dalam bidang sosial kemanusiaan yang bekerja secara sukarela dan memiliki prinsip kemanusiaan, kesamaan, kesukarelaan, kemandirian, kesatuan, kenetralan, dan kesemestaan.

“Saya menyampaikan rasa hormat dan penghargaan setinggi-tingginya atas berlangsungnya Pelantikan Pengurus PMI di Kota Metro ini. Saya berkeyakinan kedepan PMI di Kota Metro akan memberikan bhakti pengabdian yang optimal untuk masyarakat yang ada di Kota Metro maupun masyarakat lain yang ada di wilayah Kota Metro,” kata Umar Hasan.

Achmad Pairin selaku Ketua terpilih pengurus PMI Kota Metro, menyampaikan terima kasih atas dukungan dan kepercayaan dalam mengemban tugas tambahan yakni sebagai Ketua PMI Kota Metro Periode 2016-2021. Ia mengharapkan agar di dalam kepengurusannya ke depan PMI Kota Metro dapat lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya.

“Saya harap, para pengurus dan kader-kader PMI Kota Metro yang baru saja dilantik dapat menjalankan tupoksinya dengan sebaik-baiknya sebagai organisasi kemanusiaan di tengah-tengah masyarakat,” ujarnya.

Pairin juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama secara berkala melakukan donor darah, sebagai usaha dalam menjaga kesehatan tubuh, serta dalam rangka untuk membantu pasien atau masyarakat yang membutuhkan.

“Terima kasih kepada saudara-saudara yang telah sedia untuk melakukan transfusi atau mendonorkan darahnya, karena tidak bisa dipungkiri bahwa kebutuhan darah di seluruh Rumah Sakit se-Kota Metro sangat dibutuhkan, yang dalam satu bulannya membutuhkan paling tidak sekitar 1.000 kantong darah,” kata Pairin.

Dalam kesempatan ini, Walikota Metro menyerahkan piagam penghargaan kepada pendonor yang berhak menerimanya, di antaranya piagam dan tanda kehormatan Satya Lencana Kebaktian Sosial dari Presiden Republik Indonesia Joko Widodo dan cendera mata berupa cincin emas dengan logo Palang Merah Indonesia kepada Pendonor Darah Sukarela ke-100, serta pemberian penghargaan sebagai Pendonor Darah Sukarela ke-75 dari Ketua Umum Palang Merah Indonesia Jusuf Kalla dan cendera mata dari UTD PMI Kota Metro.(*)

LEAVE A REPLY