Akibat Kendala Jaringan, Proses Bikin e-KTP Jadi Tidak 10 Menit Lagi

0
768

RUBRIK, PRINGSEWU – Slogan Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) “Cukup Sepuluh Menit Membuat e-KTP” nampaknya belum terealisasi di Kabupaten Pringsewu.

Terbukti, adanya kendala jaringan di Dinas Kependudukan dan Pencatan Sipil (Disdukcapil) Pringsewu yang terjadi sejak pagi membuat puluhan warga yang ingin membuat e-KTP sedikit terhambat, dan terpaksa harus menunggu hingga berjam-jam di ruang tunggu pembuatan e-KTP, Jumat (26/8/2016).

Salah satu pemohon Endi, asal Kecamatan Ambarawa pun mengeluhkan lambannya pelayanan pembuatan e-KTP di Disdukkcapil Pringsewu tersebut. Endi sudah dua kali bolak-balik ke kantor Disdukcapil, namun selalu dapat jawaban `jaringan sedang eror.

“Katanya sekarang cukup 10 menit kalau membuat e-KTP, ternyata pembuatan e-KTP lambat, saya dari pagi dan sudah berjam-jam menunggu,” keluhnya.

Dari data Disdukkcapil Pringsewu tercatat masih sekitar 40 ribu lebih warga yang ada di Pringsewu belum melakukan perekaman dan pembuatan e- KTP. Hal ini dikhawatirkan target sampai 30 September 2016 tidak dapat terselesaikan.

Kabid Disdukcapil Pringsewu Darsih saat dikonfirmasi membenarkan adanya keterlambatan. Menurutnya ini terjadi karena jaringan yang terkadang bermasalah. Dia berpendapat bahwa terhambatnya pelayanan pembuatan e-KTP diakibatkan oleh jaringan pusat yang masih sering gangguan.

“Terkait dengan adanya gangguan jaringan memang ada, tetapi kami langsung melaporkan ke pusat bahwa di daerah kami ada gangguan jaringan. Selain memberikan informasi kepada masyarakat bahwa saat ini sedang terjadi gangguan jaringan yang mengakibatkan proses pencetakan e-KTP tidak bisa dilakukan,” kata Darsih.

Senada dengan itu, Sekretaris Disdukcapil Pringsewu Hayati mengatakan, e-KTP dapat tercetak ketika jaringan yang ada sudah kembali normal. Menurutnya, gangguan jaringan tidak hanya memberikan dampak pada lambannya proses pembuatan e-KTP tetapi juga terhadap pelayanan kepada masyarakat.

“Kalau pas terkendala dengan jaringan eror, walau sedikit terhambat kita tetap melakukan pelayanan, cuma pencetakannya saja yang tidak mungkin kami lakukan,” ungkap Hayati.

Menurut Hayati, gangguan yang terjadi biasanya tidak berlangsung lama, dan apabila gangguan terjadi dalam waktu yang lamapun, pelayanan pelayanan sistem informasi administrasi kependudukan seperti perekaman e-KTP serta pelayanan pembuatan Akta Kelahiran dan Kartu Keluarga masih dilakukan dan berjalan normal seperti biasanya.(Fid)

 

LEAVE A REPLY